Selamat Datang di Komunitas
SMA NEGERI 5 CIREBON


Didalam komunitas ini Anda dapat menggunakan beberapa fitur yaitu :


Menambahkan status kegiatan Anda saat ini, Menambahkan link Blog Anda, Menambahkan foto-foto pribadi Anda, Mendownload file materi ajar dan bahan ujian, Komunikasi sesama pengguna (forum dan chating), Melihat detail informasi guru dan siswa, Sistem Informasi meliputi Nilai, Absensi, Iuran dan Penugasan siswa.

Member Login

Lupa password?

Untuk Tamu dan Alumni, silahkan klik

Prosedur Pendaftaran Member Komunitas :


Untuk Guru,Siswa & Orangtua :
Keanggotaan anda didaftarkan oleh Admin website. Silahkan hubungi admin untuk mendaftarkan keanggotaan anda dalam komunitas online sekolah anda

Untuk Alumni dan Tamu :
Anda bisa mendaftar menjadi anggota komunitas melalui form pendaftaran online

Selamat Datang di Website Resmi SMA NEGERI 5 CIREBON | Terima Kasih Kunjungannya.
Pencarian
Login Member
Username:
Password :
Kontak Kami
:: Yahoo Chat ::

aditiaweb aditiaweb

aditiawebaditiawebaditiawebaditiaweb
Banner
jardiknaswikipedia Indonesia
Agenda
16 September 2014
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Statistik

Total Hits : 218906
Pengunjung : 55545
Hari ini : 114
Hits hari ini : 626
Member Online : 185
IP : 54.92.231.100
Proxy : -
Browser : Opera Mini

STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA

SMA NEGERI 5 CIREBON

 

1.1.  LATAR BELAKANG

Kebijakan Desentralisasi dan otonomi daerah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah dan Undag-Undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah yang di ubah oleh Undang-Undang Nomot 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

   Kebijakan otonomi daerah menjadikan daerah Kabupaten /Kotamemiliki kewenangan yang sangat luas. Dengan makin luasnya kewenangan daerah, khususnya Pemerintah Kota Cirebon berimplikasi terhadap Dinas Pendidikan Kota Cirebon maupun SMA Negeri 5 Cirebon sehingga diperlukan penyesuaian dengan kebijakan-kebijakan pendidikan yang baru seperti SMA Negeri 5 Cirebon diarahkan sebagai Rintisan SMA  Standar Nasional ( RSSN ). Hal ini berpengaruh terhadap struktur organisasi dan tata kerja SMA Negeri 5 Cirebon yang bersifat normative, sosiologis, adaptif dan progresif sesuai dengan potensi sekolah, objek layanan, jumlah dan kemampuan SDM, serta kemampuan pendanaan dan beban tugas atau kewenangan.

   Dengan prinsip pengembangan, multifungsi, dan penggunaan formulasi model dinamis diharapkan Struktur Organisasi dan Tata Kerja ( SOTK ) SMA Negeri 5 Cirebon menjadi lebih proporsional. Dengan demikian, Struktur Organisasi dan Tata Kerja ( SOTK ) SMA Negeri 5 Cirebon  akan mengacu pada kebutuhan nyata, lebih simple, hierarki yang pendek, bersifat jejaring, fleksibel, dan adaptif dapat diisi oleh guru dan karyawan tata usaha. Selain itu, guru dan karyawan SMA Negeri 5 Cirebon secara kapabilitas akan memiliki etos kerja yang tinggi untuk memberikan pelayanan prima bagi kepentingan stakeholder SMA Negeri 5 Cirebon.

   Dengan mengacu pada latar belakang tersebut, kondisi, dan kebutuhan yang saat ini dihadapi SMA Negeri 5 Cirebon dalam pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah ( MBS), SMA Negeri 5 Cirebon memandang perlu untuk menyusun kembali dan menetapkan organisasi sekolah yang dapat menunjang operasional SMA Negeri 5 Cirebon Adapun prinsip yang dipilih dan diterapkan dalam penyusunan kembali organisasi sekolah ini adalah :

a)         Pembagian Kerja

b)         Kesatuan Perintah

c)         Kewenangan dan tanggung jawab

d)        Rentang Kendali

e)         Pekerjaan Administrasi menuju pada penanganan sentralisasi.

 

1.2.  TUJUAN DAN SASARAN

Tujuan dan sasaran penetapan kendali organisasi SMA Negeri 5 Cirebon sebagai berikut.

  1. Kewenangan, tugas dan tanggung jawab pihak-pihak dalam organisasi sekolah dapat diketahui oleh semua komponen dan tingkatan di SMA Negeri 5 Cirebon sehingga akan tercipta kinerja sekolah yang sistematis dan efisien.
  2. Adanya satu kesamaan pengarahan, perintah, dan kebijakan dalam mengendalikan kegiatan operasional.
  3. Dapat dijadikan dasar dan acuan dalam penyusunan peraturan-peraturan administrasi sekolah.
  4. Dapat dijadikan dasar dan acuan, baik dalam penyusunan system dan prosedur operasional sekolah, maupun system dan prosedur akuntansi.
  5. Tercapainya implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SMA Negeri 5 Cirebon

 

1.3.  STRUKTUR ORGANISASI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyusunan fungsi unit Struktur Organisasi SMA Negeri 5 Cirebon ditetapkan sebagai berikut.

  1. 1.    Penunjang Proses dan Kegiatan Belajar Mengajar (PBM-KBM)

Merupakan posisi-posisi dan unit-unit organisasi yang mempunyai fungsi dan tugas dalam memimpin, pengarahan, peremcanaan, pengaturan, pengkajian, pengawasan, dan pengendalian operasional sekolah. Posisi-posisi yang termasuk dalam penunjang PBM-KBM adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kordinator/kepala tata usaha dan para staf dibawah kordinasi para wakil kepala sekolah dan kordinator/kepala tata usaha.

 

 

  1. 2.    Operasional Proses dan Kegiatan Belajar Mengajar ( PBM-KBM)

Merupakan posisi-posisi dan unit-unit organisasi yang mempunyai fungsi dan tugas secara langsung dalam kegiatan (aktifitas) dan proses belajar mengajar. Posisi-posisi yang termasuk dalam operasional PBM-KBM adalah koordinator laboratorium IPA/IPS dan bahasa, koordinator RSMABI, koordinator laboratorium computer/PAS, koordinator perpustakaan, koordinator bimbingan dan konseling, koordinator MGMP serta guru mata pelajaran

  1. 3.    Struktur dan Fungsi organisasi

Struktur organisasi dan fungsi organisasi SMA Negeri 5 Cirebon

3.1. Komite Sekolah / Dewan Sekolah

Yang dimaksud komite sekolah adalah suatu wadah untuk menampung dan menyalurkan aspirasi, harapan, dan kebutuhan stakeholder sekolah. Dewan Sekolah merupakan suatu badan atau lembaga non politis yang dibentuk berdasarkan musyawarah dan demokratis oleh para stakeholders pendidikan di tingkat sekolah sebagai representasi dari berbagai unsure yang bertanggung jawab terhadap peningkatan kualitas proses dan hasil pendidikan.

Unsur-unsur Komite Sekolah:

1). Orang tua siswa, yaitu perwakilan orang tua siswa berdasarkan jenjang kelas (minimal 3 orang)

2). Siswa, yaitu perwakilan siswa yang dipilih secara demokratis berdasarkan jenjang kelas (3 orang)

3).  Guru, yaitu perwakilan guru yang dipilih secara demokratis (5 orang)

4).  Staf TU, yaitu perwakilan staf tata usaha yang dipilih secara demokratis (1 orang).

5). Praktisi pendidikan, yaitu pakar atau praktisi di bidang pendidikan (1 orang)

6). Pengusaha, perwakilan dari institusi/lembaga/asosiasi dunia usaha (1orang) dan pengusaha sebagai individu (2 orang).

7).  Tokoh masyarakat, yaitu tokoh masyarakat setempat (1 orang)

8).  Wakil masyarakat per institusi, yaitu lurah, camat, dan sebagainya yang ada di wilayah sekolah.

9). Pejabat pendidikan, yaitu pejabat dinas pendidikan tingkat Kota Cirebon (1 orang).

10). Alumni, yaitu perwakilan dari forum alumni (1 orang).

3.2.Tingkatan (jenjang) dan fungsi dalam organisasi SMA Negeri 5 Cirebon

       a.  Pimpinan Sekolah

            Yang disebut pimpinan sekolah di SMA Negeri 5 Cirebon tidak hanya kepala sekolah, tetapi juga para wakil kepala sekolah. Kepala Sekolah adalah pucuk pimpinan di SMA Negeri 5 Cirebon Para wakil kepala sekolah mempunyai fungsi sebagai manajer dalam proses kegiatan pendidikan karena mereka harus melaksanakan fungsi manajemen yang meliputi:

            1).  Perencanaan

            2).  Pengaturan

            3).  Pelaksanaan

            4).  Pengawasan dan Pengendalian

            5).  Pembinaan kemampuan.

       b.  Staff Wakil Kepala Sekolah

            Yang disebut staf wakil kepala sekolah di SMA Negeri 5 Cirebon dipimpin oleh empat Wakil Kepala Sekolah . Wakil Kepala Sekolah tersebut terdiri dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas.        

            PWKS Bidang Kurikulum meliputi :

            1).  Koordinator Evaluasi dan pengajaran

            2).  Penanggungjawab RSSN

            PWKS Bidang Kesiswaan meliputi :

            1).  Pembina OSIS

            2).  Bidang Ekstrakurikuler Kreasi dan Prestasi

            PWKS Bidang Sarana Prasarana hanya menangani Bidang sarana dan Prasarana

            Fungsi, tugas, dan tanggung jawab staff wakil kepala sekolah dan PWKS adalah :

            1).  Pengkoordinasian dan pengaturan atas pelaksanaan kegiatan unit-unit

organisasi dan kegiatan operasional sekolah.

            2).  Pengawasan, pengendalian, dan pengkajian atas pelaksanaan kegiatan

unit-unit organisasi dan kegiatan operasional sekolah.

 

  1. c.       Koordinator dan Ketua

Yang disebut koordinator di SMA Negeri 5 Cirebon  adalah posisi-posisi yang harus melaksanakan fungsi perencanaan, pengaturan, pelaksanaan, dan pengawasan proses dalam unit organisasi. Yang termasuk koordinator unit organisasi adalah, koordinator laboratorium, koordinator perpustakaan, koordinator komputer, koordinator bimbingan konseling, koordinator MGMP Sekolah ( Koordinator MP ), serta unit organisasi lain yang dibentuk kepala sekolah untuk kebutuhan operasional sekolah.

  1. d.      Unsur Fungsional

Yang disebut unsur fungsional adalah posisi-posisi yang mempunyai fungsi dan tugas secara langsung dalam melaksanakan prose belajar mengajar, yakni:

1). Guru Mata Pelajaran

2). Guru Konseling (BP/BK)

3). Wali Kelas

4). Ketua MGMP / Koordinator Mata Pelajaran.

5). Pembina Ekstrakurikuler

6)  Pustakawan

  1. e.       Unsur Tata Laksana

Yang disebut unsur tata laksana adalah unit organisasi yang melaksanakan tugas terhadap kelancaran kegiatan unsure pimpinan dan unsure fungsional, baik administrasi maupun teknis operasional sekolah, yakni

1).  Tata Usaha

2).  Laboran

3).  Teknisi elektro

4).  Keamanan dan Kebersihan

 

 

 

 

 

 

 

 

1.4.  FUNGSI, TUGAS, WEWENANG, DAN TANGGUNG JAWAB

 

1.4.1.   Kepala Sekolah

 

1. Fungsi

 

    a. Manajer yaitu memiliki program dan target yang harus diwujudkan selama masa jabatan/kepemimpinan

    b. Pemimpin yaitu kepala memiliki kepribadian dan integritas yang mantap dan kemampuan untuk meyakinkan dan menggerakkan orang lain (warga sekolah)

    c. Wirausahawan yaitu mempunyai kemampuan dalam menganalsis peluang serta menciptakan keunggulan kompetitif dan komparitif.

    d. Pencipta iklim kerja yaitu mempunyai kemampuan dalam meyakinkan dan menggerakkan warga sekolah untuk menciptakan kebersihan, keindahan, ketertiban, keamanan, kerindangan, dan kekeluargaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari profesionalisme.

    e. Pendidik yaitu mempunyai pemahaman yang baik terhadap wawasan wiyatamandala dan harus mampu menyamakan persepsi seluruh warga di sekolah terhadap nilai-nilai.

    f. Pembina tata usaha yaitu mempunyai kemampuan dalam pengelolaan tata usaha sekolah sehingga dapat tercipta tertib kerja dari penyelenggaraan sekolah yang baik.

    g. Penyelia yaitu mempunyai kemampuan dalam mengkonsumsikan program penyeliaan kepada warga sekolah sesuai program.

2.  Tugas

     Tugas pokok kepala sekolah adalah mengelola penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pembelajaran kegiatan pendidikan dan pembelajaran di sekolah

3.  Tanggung Jawab

      a. Paedagogis, yaitu menguasai landasan pendidikan, memahami dan mampu mengelola pembelajaran secara efektif, menguasai kebijakan pendidikan, baik nasional, regional, maupun local bahkan Internasional.

      b. Profesional, yaitu memiliki kemampuan dalam

          1).  Menyusun perencanaan sekolah

          2).  Mengelola kelembagaan sekolah

          3).  Menerapkan kepemimpinan dalam pelaksanaan tugas

          4).  Mengelola guru dan staf sekolah

          5).  Mengelola sarana dan prasarana sekolah

          6).  Menjalin kerjasama dan mengelola hubungan antar sekolah dengan

masyarakat sekitar sekolah ( stakeholder pendidikan di sekolah )

                                  7).  Mengelola kegiatan kesiswaan

                                  8).  Mengelola pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran

                                  9).  Mengelola ketatausahaan dan keuangan sekolah

                                 10).  Menerapkan prinsip kewirausahaan untuk pengembangan sekolah

                                 11).  Menciptakan budaya dan iklim kerja yang kondusif

                                 12).  Melakukan supervise, khususnya dalam meningkatkan efektifitas

proses pembelajaran di kelas

         13).  Mengelola system informasi sekolah dan memanfaatkan kemajuan

iptek dalam pendidikan

 

14).  Mengelola unit pelayanan khusus sekolah untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

                                 15). Melakukan monitoring evaluasi dan pelaporan program pendidikan di Sekolah

c. Sosial, yaitu memiliki kemampuan dalam

1).  Mengembangkan kemampuan kerjasama, baik secara internal di

sekolah, maupun ekternal dengan stakeholders lainnya.

2).  Berprestasi dalam kegiatan social kemasyarakatan

3).  Memiliki kepekaan dan kepedulian social

 

1.4.2.          Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum

1. Fungsi

                    Membantu Kepala SMA Negeri 5 Cirebon dalam memimpin, merencanakan, mengembangkan, mengarahkan, mengkordinasikan, mengawasi dan mengendalikan kegiatan sekolah dalam melaksanakan program bidang kurikulum sesuai dengan visi, misi, dan program kerja yang telah ditetapkan di SMA Negeri 5 Cirebon.

2. Hubungan Organisasi

                    Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, wakasek kurikulum bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam membawahi:

  1. Urusan program dan evaluasi
  2. Urusan KBM/sumber belajar dan kopetensi Akademik
  3. Unsur ICT (TI) dan RSSN

 

  1. 3.      Tugas
    1. Membuat dan menyusun program kerja/kegiatan sekolah di bidang kurikulum, mengkoordinasi dan mengawasi pelaksanaannya
    2. Melaksanakan prosedur dan peraturan administrasi sekolah yang berlaku di SMA Negeri 5 Cirebon sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam batas wewenang yang diberikan kepala sekolah
    3. Memberdayakan dan mengkoordinasi unit-unit organisasi /kerja di lingkungan SMA Negeri 5 Cirebon dalam pelakanaan kegiatan sekolah di bidang kurikulum
    4. Menyusun rencana sasaran pengajaran, evaluasi KBM, mengkoordinasikan, dan mengawasi pelaksanaannya
    5. Melakukan koordinasi dengan wakil kepala sekolah lain dan atau dengan pihak lain dalam rangka pelaksanaan kegiatan sekolah di bidang kurikulum.
    6. Mendokumentasikan  data dan kegiatan yang berhubungan dengan program kerja bidang kurikulkum.
    7. Membuat laporan pelaksanaan tugasnya kepada kepala sekolah secara berkala.
    8. Mengkoordinasi rencana kunjungan dan mengajak siswa belajar di luar kelas ke tempat-tempat objek belajar yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan materi pelajaran.
    9. Melaksanakan koordinasi dan kerjasama denngan komite sekolah dalam rangka pelaksanaan tugas – tugas pekerjaan bidang kurikulum yang menjadi tanggung jawabnya.
    10. Mengkoordinasi rencana pengadaan kebutuhan laboratorium dan perpustakaan
    11. Mengatur pelaksanaan program penilaian, kreteria kenaikan kelas dan penjurusan, kreteria kelulusan, laporan kemajuan belajar siswa serta pembagian lapor dan STTB.
    12. Melakukan kajian  / analisis hasil evaluasi KBM dan pelaksanaan KBM serta membuat usulan perbaikan (remedial) selanjutnya.
    13. Bertanggung jawab atas pengolahan evaluasi KBM semester dan tahunan terhadap rencana dan sasaran yang telah ditetapkan di SMAN 5 Cirebon.
    14. Mengkoordinasi sosialisasi perguruan tinggi , pihak-pihak lain ( Bimbel , dll ) yang berhubungan dengan peningkatan mutu dan pengetahuan siswa persiapan Ujian Nasional dan SNMPTN.

 

         4.  Wewenang.

   a.  Mewakili kepala sekolah bila kepala sekolah tidak ada di tempat.

b. Menyusun dan mengatur pembagian tugas para pembantu wakil kepala sekolah bidang kurikulum.

5. Tangung jawab.

a. Bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan sekolah di bidang kurikulum.

b.  Bertanggung jawab atas kegiaan KBM efektif dan peningkatan Kopetensi  Akademik siswa.

c.   Bertanggung jawab atas tugas–tugas intern kepala sekolah apabila kepala sekolah tidak ada di tempat sesuai dengan batas kewenagan yang diberikan kepala sekolah.

d. Bertangung jawab atas kelancaran pemanfaatan laboratorium dan perpustakaan.

 e. Bertanggung jawab atas penyusunan rencana rancangan pembelajaran tahunan yang ditetapkan serta penyiapan pelaksanaan PBM – KBM di SMAN 5 Cirebon.

 f.  Bertanggung jawab atas koordinasi dan konsolidasi penyiapan silabus dan materi pengajaran PBM – KBM dari tiap koordinator MGMP di SMAN 5 Cirebon .

 

1.4.3.      Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.

  1. 1.        Fungsi.

Membantu kepala sekolah dalam memimpin, merencanakan, mengembangkan mengarahkan, mengkoordinasikan, mengawasi, dan mengendalikan kegiatan sekolah dalam melaksanakan kegiatan program bidang kesiswaan sesuai dengan visi, misi, dan program kerja yang telah ditetapkan di SMAN 5 Cirebon.

  1. 2.        Hubungan Organisasi.

Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab kepada kepala sekolah dalam membawahi.

  1. Pembinaan bidang organisassi siswa intra sekolah ( OSIS )
  2. Pembinaan bidang ekstrakulikuler
  3. Pembina bidang wawasan wiyatamandala.

 

  1. 3.        Tugas.
    1. Membuat dan menyusun program kerja kegiatan sekolah di bidang kesiswaan ( bulan, semester, tahunan ) megkoordinasi dan mengawasi pelaksanaannya.
    2. Mengawasi  pelaksanaan tata tertib siswa.
    3. Menyususun program kegiatan K-3. mengkoordinasi, dan mengawasi pelaksanaannya.
    4. Melakukan koordinasi dengan para wakil kepala sekolah lain dan atau pihak lain dalam rangka kegiatan pelaksanaan kegiatan pembinaan kesiswaan.
    5. Mengkoordinasi kegiatan studi bidang atau karya wisata siswa.
    6. Mengkoordinasi pelaksanaan upacara di sekolah
    7. Menyusun program jadwal pembinaan terhadap siswa secara berkala dan mengkoordinasi serta mengawasi pelaksanaannya.
    8. Mengadakan dan melaksanakan pemilihan siswa teladan dan berkoordinasi dengan wakasek dan guru BK / BP.
    9. Melakukan pembinaan terhadap pengurus OSIS dalam berorganisasai.
    10. Mendokumentasikan data dan informasi yang berhubungan dengan kegiatan pembinaan kesiswaan.
    11. Membuat laporan mengenai pelaksanaan tugasnya kepada kepala sekolah secara berkala.
    12. Mengoordinasilkan rencana kebutuhan penunjang kegiatan OSIS, kegiatan ekstakulikuler dan wawasan wiyatamandala.
    13. Melakukan kajian /analisis atas hasil evaluasi kegiatan kesiswaan serta membuat usulan rencana tindakan perbaikan selanjutnya.
    14. Melaksanakan peraturan dan prosedur administrasi sekolah yang berlaku di lingkungan SMAN 5 Cirebon sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dan dalam batas wewenang yang diberikan oleh kepala sekolah.
    15. Menyusun laporan kegiatan kesiswaan.
    16. Mengkoordinasi pelaksanaan PSB.
    17. Melaksanakan pengendalian APBS dalam bidang kesiswaan / ekstrakulikuler.

 

  1. 4.        Wewenang.
    1. Mewakili kepala sekoah apabila kepala sekolah tidak ada di tempat.
    2. Mengatur dan menyusun kegiatan pembagian tugas para pembantu wakil kepal sekolah bidang kesiswaan.
    3. Menyusun jadwal petugas upacara siswa dan pembagian tugas guru untuk mengawasi kebersihan dan ketertiban.
    4. Memilih atau menyeleksi siswa berpreastasi untuk kepentingan beasiswa.
    5. Menyusun panitia kegiatan pembinaan kesiswaan.
    6. 5.        Tanggung jawab.
      1. Bertanggung jawab atas kebersihan dan pembinaan kesiswaan
      2. Bertanggung jawab atas terciptanya disiplin siswa
      3. Bertanggungjawab atas peningkatan prestasi siswa khususnya dibidang ekstarakurikuler.
      4. Bertanggung jawab atas tugas intern kepala sekolah apabila kepala sekolah tidak ada di tempat sesuai dengan batas kewenagan yang diberikan kepala sekolah.

 

1.4.4.      Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana

  1. 1.      Fungsi

Membantu kepala sekolah dalam memimpin, merencanakan, mengembangkan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengawasi, dan mengendalikan kegiatan kepala sekolah dalam melaksanakan program bidang sarana prasarana sesuai dengan visi, misi dan program kerja yang telah ditetapkan di SMAN 5 Cirebon.

  1. 2.      Hubungan Organisai

Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, wakasek sarana persarana bertangguing jawab kepada kepala sekolah dalam membawahi.

  1. Bidang sarana fisik bangunan 
  2. Bidang sarana pendudkung KBM
  3. 3.      Tugas
    1. Membuat dan menyusun program kerja tahunan kegiatan sekolah dibidang sarana dan prasarana dan mengkoordinir serta mengawasi pelaksanaannya.
    2. Melakukan inventarisasi dan menganalisis kebutuhan sarana perasarana baik yang berhubungan langsung dengan kelancaran KBM atau yang bersifat mendukung KBM.
    3. Melakukan inventarisasi terhadap keberadaan sarana  dan persarana secara berkala atau kemudian di lakukan pemilihan apakah barang itu layak pakai, habis pakai, dsb.
    4. Melakukan pengendalian APBS dalam bidang sarana  dan perasarana.
    5. Menyiapkan perencanaan pengadaan sarana prasarana sekolah yang dikelola oleh bagian tata usaha.
    6. Melakukan koordinasi dengan para wakil kepala sekolah, unit organisasi / kerja dan atau pihak lain dalam rangaka pelaksanaan kegiatan sekolah di bidang sarana dan peraasaaran.
    7. Bekerja sama dengan wakil kepala sekolah  bidang kesiswaan mengkoordinir bidang K.3.
    8. Merencanakan dan mengatur pelaksanaan rehabilitasi atau pemeliharaan gedung, ruangan, mebeler, dll.
    9. Membuat laporan mengenai pelaksanaan tugasnya kepada kepala sekolah secara berkala.
    10. Melaksanakan koordinasi dan kerja sama komite sekolah dalam rangka pelaksanaan tugas–tugas di bidang sarana.
    11. Wewenang.
      1. Mewakili kepala sekolah apabila kepala sekolah tidak ada di tempat.
      2. Menyusun dan mengatur pembagian tugas pembantu wakil kepala sekolah bidang sarana dan perasarana.
      3. Berkerja sama dengan bagian tata usaha menyusun dan mengatur jadwal petugas pelaksanaan kebersihan.
      4. Mengatur efektivitas penggunaan sarana dan prasarana.

 

 

  1. Tanggung Jawab.
    1. Bertanggung jawab atas tersedianya sarana dan prasarana yang dibutuhkan sekolah baik yang berhubungan langsung dengan pelaksanaan KBM maupun yang mendukung pelaksanaan KBM.
    2. Bertanggung jawab atas terciptanya lingkungan yang bersih aman dan nyaman.
    3. Bertanggung jawab atas tugas intern kepal sekolah apabila kepal sekolah tidak di tempat sesuai dengan batas–batas kewenangan yang diberikan kepala sekolah.
    4. Bertanggung jawab atas koordinasi dan pengawasan tugas – tugas pekerjaan bidang sarana dan prasarana ( pengadaan dan pemeliharaan sarana fisik, sarana dan prasarana pendudukung KBM, pengelolaan inventarisasi, dan pengelolaan Anggaran Rumah Tangga Sekolah )

 

 

1.4.5. Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat.

                    1. Fungsi.

Membantu kepala sekolah dalam memimpin, merencanakan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengawasi, dan mengendalikan kegiatan sekolah dalam melaksanakan program bidang hubungan masyarakat sesuai dengan visi, misi, dan program kerja yang telah dilaksanakan di SMA Negeri 5 Cirebon.

                   2.  Hubungan Organisasi

Dalamm melakasnakan tugas dan tanggung jawabnya, wakasek hubungan masyarakat bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam membawahi.

  1. Bidang kekeluargaan ( Internal )
  2. Bidang peningkatan mutu sekolah ( ekternal )

                   3. Tugas

a. Membuat dan menyusun program kerja sekolah di bidang hubungan masyarakat dan mengkoordinasi, mengawasi pelaksanaannya, dan mengevaluasi program secara berkala.

b.  Melaksanakan aturan dan prosedur administrasi sekolah yang berlaku di SMA Negeri 5 Cirebon sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam batas kewenangan yang diberikan kepala sekolah.

  1. Mengetahui dan membina hubungan baik dengan stakeholders, orang tua Siswa, komite sekolah dan masyarakat lain.
  2. Mengelola dan menjamin layanan data informasi bagi masyarakat dan steakholders.
  3. Melakukan koordinasi dengan wakil kepala sekolah lainnya, unit organisasi / kerja dan pihak lain dalam pelaksanaan kegiatan kehumasan.
  4. Menjalin hubungan kerja sama dengan alumni, dinas terkait, dan fihak lain yang tidak terikat untuk peningkatan mutu sekolah.
  5. Memberi pelayanan terhadap tamu dinas/pers yang berkepentingan dengan kepala sekolah.
  6. Mengkoordinasi kegiatan program kegiatan mutu sekolah yang bersumber dari pemerintah.
  7. Membuat laporan atas pelaksanaan tugasnya kepada kepala sekolah secara berkala.
  8. Mengelola dana sumbangan guru, tata usaha, dewan sekolah, dan koperasi untuk kekeluargaan serta membuat laporan tertulis.
  9. Melaksanakan penyiapan dan mengendalikan gugus kerja/ pelaksana yang berkaitan dengan bantuan dari luar seperti; BOMM, BIS, Block Grant. Dsb. 
  10. Melaksanakan koordinasi dalam penyusunan RAPBS dan pengendalikan APBS yang dikeluarkan oleh bagian tata usaha.
  11. Melakukan evaluasi, mengkaji evaluasi hasil implentasi kerjasama, dan hubungan dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan yang meyangkut arus informasi dikaitkan dengan rencana dan sarana yang telah ditetapkan untuk penyusunan rancangan tindak koreksi yang diperlukan.

    4. Wewenang

a.   Mewakili kepala sekolah apabila kepala sekolah tidak ada di tempat

b.  Mengatur dan meyusun pembagian tugas pembantu wakil kepala sekolah bidang humas.

c.   Menerima atau menolak kunjungan pihak lain atas seizin kepala sekolah

d.   Membentuk panitia kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan humas.

e. Menyusun jadwal pembina upacara dan pembagian tugas guru untuk mengawasi kebersihan dan ketertiban.

   5.  Tanggung Jawab.

a.  Bertanggung jawab atas terjalinya hubungan yang baik dan harmonis dengan komite sekolah, alumni, dan Steakholders. 

b.  Bertanggung jawab atas tersedianya data dan informasi yang diperlukan baik oleh guru, komite sekolah, Stakeholders  atau masyarakat lainya.

  1. Bertanggung jawab atas tugas intern kepala sekolah apabila kepala sekolah tidak ditempat sesuai batas kewenangan yang diberikan kepala sekolah.
  2.  Bertanggung jawab atas terciptannya efektivitas sistem informasi, kerjasama dan hubungan dengan masyarakat di lingkungan SMA Negeri 5 Cirebon.
  3. Bertanggung jawab atas koordinasi dan konsolidasi seluruh perencanaan program yang akan dilaksanakan oleh SMA Negeri 5 Cirebon.
  4. Bertanggung jawab atas pengendalian keseluruhan atas program yang akan dilaksanakan.
  5. Bertanggung jawab atas pengendalian keseluruhan perencanaan dan program kerja.
  6. Bertanggung jawab atas pelaksanaan penyusunan rencana induk pengembangan SMA Negeri 5 Cirebon.
  7. Bertanggung jawab atas koordinasi dengan semua unit organisasi di lingkungan unit SMA Negeri 5 Cirebon dan pihak–pihak lainya dalam pelaksanaan tugas–tugas pekerjaan bidang humas serta kerjasama yang menjadi tanggung jawabnya.
  8. Bertanggung jawab atas tercipanya kondisi yang kondusif di likungan sekolah.

 

1.4.6.      Pembantu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.

 

1.  Bidang Evalusi dan Pengajaran.

  • Mengimpentarisasi kebutuhan buku pelajaran, buku referensi untuk guru  dan keberadan buku tiap mata pelajaran.
  • Mengimventarisasi kebutuhan  sarana alat–alat bahan, dan media, pembelajaran.
  • Melakukan pemantauan terhadap kehadiran guru dan merekapitulasinya secara berkala.
  • Mendokumentasikan data dan informasi yang berhubungan dengan tugas bidang pengajaran.
  • Membuat laporan atas pelaksanaan tugas yang diembannya secara berkala kepada kepala sekolah melalui wakil kepala sekolah bidang kurikulum.
  • Menyusun program kegiatan evaluasi KBM dan mengkoordinir serta megawasi pelaksanaannya.
  • Membantu wakil kepala sekolah bidang kurukulum dan menyusun jadwal KBM dan mengkoordinasi serta mengawasi pelaksanaannya
  • Melaksanakan  dan mengkoordinir pelaksanaan remedial teching atau test 
  • Mengkoordinasi pembuatan Kriteria Ketuntasan Minimal ( KBM ) untuk tiap mata pelajaran.
  • Melakukan analisis terhadap pengelolaan dan pelaksanaan evaluasi dan membuat usulan untuk perbaikan selanjutnya.
  • Mengkoordinasi pelaksanaan adaptasi bagi siswa mutasi.
  • Mendokumentasikan data dan informasi yang berhubungan dengan kegiatan evaluasi termasuk didalamnya membuat garfik perkembangan dan hasil evaluasi ( mid semester standar kopentensi, UAS / UN )
  • Membuat laporan kegiatan bidang evaluasi secara berkala kepada kepala sekolah melalui wakil kepala sekolah bidang kurikulum.
  • Membuat perencanaan terhadap pelaksanaan program kompentesi
  • Melaksanakan perekrutan siswa yang akan melakukan olimpiade sains.
  • Melaksanakan dan menyusun jadwal pelaksanaan pembinaan terhadap siswa yang telah di rekrut.
  • Mengkoordinir kegiatan lomba akademis lainnya selain olimpiade sains.
  • Membuat laporan pelaksanaan setiap akhir kegiatan lomba bidang akademis.
  • Mengarsipkan berkas–berkas pelaksanaan lomba bidang akademis setiap akhir tahun dalam satu bulan.

 

  1. 4.        Koordinator  RSSN
    1. Membuat perencanaan terhadap pelaksanaan program RSSN sesuai dengan  Renstra SMAN 5 Cirebon
    2. Mengkoordinir kegiatan RSSN
    3. Membuat laporan evaluasi pelaksanaan RSSN setiap akhir semester, dan tahun.
    4. Mengarsipkan berkas–berkas pelaksanaan dan evaluasi RSSN.

 

  5.    Divisi ICT

  1. 1.      Fungsi

Membantu kepala sekolah dan wakil kepala sekolah urusan kurikulum dalam merencanakan mengembangkan, mengkoordinasikan, memelihara dan mengendalikan ICT dan PAS.

 

  1. 2.      Hubungan Organisasi

Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, divisi ICT bertanggung jawab kepada kepala sekolah dan wakasel kurikulum berkoordiansi dengan seluruh system organisasi tatakerja di sekolah.

  1. 3.      Tugas
    1. Menyusun rencana kerja program pengembangan ICT di sekolah.
    2. Membuat system manajemen informasi.
    3. Memelihara seluruh infrastruktur jaringan, koneksitas dan konten system manajemen informasi dan e-learning
    4. Membuat mengembangkan dan memelihara system absensi interaktif, system evaluasi, system perpustakaan, system keuangan,  perpustakaan digital, website, e-learning dan learning tool.
    5. Membantu dan mengolah system evaluasi dan system penerimaan siswa baru.
    6. Mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis ICT.
    7. Melaksanakan pelatihan ICT unuk guru dan karyawan.

h.   Membina dan mengarahkan pengembangan bakat siswa di bidang ICT.

 

        1.4.7.  Pembina OSIS

                   1. Bidang Pembinaan Osis dan Wawasan Wiyata Mandala

a.   Menyusun program kerja kegiatan OSIS dan membuat susunan seksi-seksinya.

  1. Membantu wakasek kesiswaan dalam hal pembentukan pengurus OSIS baru.
  2. Melaksanakan pembinaan terhadap organisasi siswa.
  3. Menyelenggarakan MOS bagi siswa baru setiap awal tahun bagi siswa baru.
  4. Menyelenggarakan LDKS.
  5. Mempersiapkan calon siswa baru.
  6. Menyusun data siswa yang berprestasi tiap tahun.
  7. Menyusun laporan kegiatan di akhir tahun pelajaran.
  8. Membuat  perencanaan dan program kerja terhadap pembinaan budi pekerti.
  9. Mengkoordinir pembinaan kegiatan Paskibra,  Pramuka, Repala,Lises, DKM, Beladiri, Olahraga , Paduan Suara, dan PMR.
  10. Menciptakan budaya berpenampilan bersih, rapi, sopan.
  11. Menciptakan budaya bertutur kata dan bertingkah laku sopan serta santun
  12. Menciptakan budaya saling menghormati dan saling menghargai.
  13. Meningkatkan penegakan tata tertib dan disiplin siswa di lingkungan sekolah.
  14. Membuat laporan hasil pelaksanaan kegiatan setiap akhir tahun pelajaran.

                2.  Bidang Ekstar Kurikuler  Kreasi dan Prestasi.

                     a.  Menyusun program kerja kegiatan tiap bidang eskul yang akan dilaksanakan.

         b.  Membuat dan menyusun kalender kegiatan setiap bidang ekstarkurikuler.

c.  Membuat dan menyusun seksi tiap bidang ekstarkurikuler dan program kerja tiap – tiap bidang eskul.

d. Mendatangkan pelatih dari alumni dan atau pihak luar sekolah apabila di perlukan

e.   Mengajukan usulan sarana perasarana yang dibutuhkan oleh bidang ekstarkurikuler.

         f.    Menyusun laporan kegiatan akhir tahun pelajaran.

g.   Mengkoordinir pelaksanaan tugas para pembina dan pelatih ekstrakurikuler bekerjasama dengan Guru BP/BK.

 

      1.4.8.  Pembantu Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasana.

                 Tugas.

  1. Membuat program kegiatan terhadap sarana / prasarana yang ada di sekolah.
  2. Mendata dan membuat daftar semua sarana/ prasarana yang ada di sekolah.
  3. Mendata setiap ruangan kelas, guru, dan TU.di lingkungan sekolah.
  4. Melaksanakan pengawasan, pengecekan, dan melaporkan kerusakan atau kekurangan sarana perasarana sekolah kepada wakasek.
  5. Membantu memelihara, barang – barang inventaris sekolah.
  6. Menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, bersih, hijau, dan berbunga.

 

     1.4.10. Koordinasi Tata Usaha ( Kepala Tata Uasaha )

                 1.    Fungsi

Membantu kepala sekolah dalam memimpin, merencanakian, mengembangkan, mengarahkan, mengkoordinasikan, dan mengendalikan kegiatan dalam melaksanakan program bidang ketatausahaan yang berbasis ICT sesuai dengan visi, misi, dan program kerja yang telah di tetapkan di SMA Negeri 5 Cirebon.

                2.     Hubungan Organisasi.

Dalam melaksankan tugas dan tanggung jawabnya, kepala tata uasaha, bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam membawahi.

  1. Urusan kepegawaian Umum (ICT).
  2. Urusan keuangan (ICT).
  3. Urusan administrasi kesiswaan dan administrasi kurikulum.
  4. Urusan sarana perasarana dan inventaris.
  5. Urusan administarasi persuratan dan pengarsipan.
  6. Urusan elektronika data prosesing ( EDP ) dan pengetikan
  7. Urusan umum dan K3 ( Keamanan, Kebersihan dan Keindahan )

 

                3.     Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Bertanggung jawab atas kondisi dan pengawsan tugas – tugas pekerjaan di bidang tata usaha dengan lingkup pekerjaan antara lain urusan kepegawaian urusan keuangan, urusan sarana prasarana, dan inventarisasi, urusan administrasi, kurikulum dan administrasi, kesiswaan, urusan administrasi persuratan dan pengarsipan, ( EDP ) dan pengetikan, urusan umum  dan K3.
  2. Melaksanakan peraturan dan prosedur administrasi sekolah yang berlaku dilingkungan SMA Negeri 5 Cirebon sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dan dalam batas wewenang yang diberikan oleh kepala sekolah.
  3. Bertanggung jawab atas koordinasi dengan semua unit organisasi di lingkungan unit SMA Negeri 5 Cirebon serta pihak–pihak terkait dalam rangka pelaksanaan tugas–tugas di bidang ketata usahaan
  4. Bertanggung jawab atas koordinasi penyusunan surat, pengumpulan dan pengolah data, perencanaan program dan monitoring, serta evaluasi yang berkala.
  5. Bertanggung jawab atas koordinasi dan konsolidasi format-format yang diperlukan.
  6. Bertanggung jawab atas penyusunan rencana program kerja ketatausahaan dan mempersiapkan pelaksanaan kegiatannya.
  7. Bertanggung jawab atas koordinasi dan konsolidasi keseluruhan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan program kerja ketatausahaan.
  8. Melaksanakan pengendalian APBS yang dikeluarkan oleh bagian tata usaha.
  9. Bertanggung jawab atas pelaksanaan penyusunaan rencana induk pembangunan SMA Negeri 5 Cirebon.
  10. Melaksanakan koordinasi dalam penyusunan RAPBS.
  11. Melaksanakan pengendalian APBS yang dikeluarkan oleh bagian tata usaha.
  12. Melaksanakan monitoring pelaksanaan program-program yang telah ditetapkan dan menyusun laporan untuk dikaji bersama oleh manajemen sekolah.
  13. Melaksanakan evaluasi hasil kerja atas pelaksaan program kerja ketatausahana secara berkala.
  14. Menyiapkan perencanaan kebutuhan sarana prasarana sekolah yang akan dikelola oleh bagian tata usaha.
  15. Melaksanakan penyiapan dan pengendalian gugus kerja/tim pelaksana kegiatan yang berkaitan dengan bantuan luar seperti BOMM, BIS, BBE, Block Grant, dan lain-lain.
  16. Melakukan koordinasi dan kerja sama dengan wakil kepala sekolah yang berkaitan dengan tugas-tugas ketatausahaan.
  17. Melaksanakan koordinasi dan kerjasama dengan komite sekolah dalam rangka pelaksaan tugas-tugas ketatausahaan.
  18. Membuat laporan-laporan atas tugas dan tanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan.

 

1.4.11    Unit Laboratorium IPA

 

  1. 1.      Tugas dan tanggung jawab koordinator
    1. Menyusun perencanaan pembelajaran di laboratorium bersama-sama dengan wakasek bidang kurikulum.
    2. Menyusun perencanaan dan pembangunan laboratorium bersama-sama dengan wakasek bidang kurikulum dan wakasek bidang sarana.
    3. Menyusun jadwal penggunaan laboratorium dan melaksanakan koordinasi dengan petugas penyusun jadwal KBM.
    4. Melaksanakan pendataan kebutuhan alat laboratorium, bahan habis pakai, serta inventarisasi alat laboratorium dan meubelair.
    5. Melaksanakan jadwal pemeliharaan dan perawatan sarana prasaran laboratorium.
    6. Membuat pengajuan segala kebutuhan alat laboratorium dan bahan habis pakai kepada wakasek bidang kurikulum dan wakasek bidang sarana.
    7. Bertanggung jawab atas keamanan dan kebersiahan laboratorium, serta seluruh pelaksaan kegiatan laboratorium dan perawatan alat laboratorium.
    8. Melaksanakan laporan tertulis setiap akhir semester.
    9. Bertanggung jawab kepada kepala sekolah.

 

  1. 2.      Tata Tertib Penggunaan Laboratorium IPA (Fisika, Kimia, Biologi)
    1. Penggunaan laboratorium harus sesuai dengan jadwal yang telah dikoordinasikan dengan petugas penyusun jadwal KBM dan koordinator laboratorium
    2. Apabila guru akan menggunakan laboratorium di luar jadwal KBM yang telah dikoordiansikan oleh penyususn jadwal KBM, guru ybs. Perlu mengisi format surat pernyataan peminjaman yang diketahui oleh petugas penyususn jadwal KBM dan koordinator laboratorium
    3. Apabila terjadi kesepakatan penukaran jadwal antar guru harus diketahui oleh petugas penyusun jadwal KBM dan koordinator laboratorium agar segala sesuatu yang terjadi dapat dipertanggungjawabkan oleh yang bersangkutan.
    4. Apabila guru/siswa akan menggunakan laboratorium untuk tujuan pengembangan dan peningkatan pendidikan atau karya tulis ilmiah, guru/siswa tersebut perlu mengisi format surat pernyataan peminjaman yang diketahui oleh petugas penyusun jadwal KBM, koordinator laboratorium, dan wakasek bidang sarana prasarana.
    5. Guru wajib mengisi agenda kegiatan harian yang tersedia di laboratorium.
    6. Piket laboratorium dan guru/siswa wajib memelihara ketertiban, kebersihan, dan keamanan laboratorium selama proses KBM maupun setelah KBM secara kontinuitas.

 

             1.4.12  Unit Laboratorium Komputer

 

                   1.  Tugas dan tanggung jawab koordinator

  1. Menyusun perencanaan pembelajaran di laboratorium bersama-sama dengan wakasek bidang kurikulum.
  2. Menyusun perencanaan pembuatan materi pembelajaran berbasis ICT dan mengkoordinasikan dengan guru mata pelajaran lainnya.
  3. Menyusun perencanaan dan pembangunan laboratorium bersama-sama dengan wakasek bidang kurikulum dan wakasek bidang sarana prasarana.
  4. Melaksanakan penyusun jadwal pembelajaran komputer dan penggunaan laboratorium, serta melaksanakan koordinasi dengan urusan jadwal dan evaluasi KBM.
  5. Melaksanakan pendataan kebutuhan alat laboratorium, bahan habis pakai, serta inventarisasi alat laboratorium dan meubelair laboratorium.
  6. Melaksanakan jadwal pemeliharaan dan perawatan komputer.
  7. Membuat pengajuan kebutuhan alat laboratorium dan bahan habis pakai kepada wakasek bidang kurikulum dan wakasek bidang sarana prasarana.
  8. Bertanggung jawab atas keamanan dan kebersihan laboratorium, serta seluruh pelaksanaaan kegiatan laboratorium dan perawatan alat laboratorium
  9. Melaksanakan pembuatan laporan tertulis setiap akhir semester
  10. Bertanggung jawab kepada kepala sekolah.

 

2        Tata Tertib Penggunaan Laboratorium Komputer

  1. Guru/siswa yang akan mempergunakan laboratorium komputer harus sesuai dengan jadwal yang telah dikoordinasikan dengan petugas penyusun jadwal KBM dan koordinator laboratorium komputer.
  2. Apabila guru/siswa akan menggunakan laboratorium di luar jadwal KBM yang telah dikoordiansikan oleh penyusun jadwal KBM, guru ybs. Perlu mengisi format surat pernyataan peminjaman yang diketahui oleh petugas penyusun jadwal KBM dan koordinator laboratorium komputer/ wakasek bidang sarana prasarana.
  3. Surat pernyataan peminjaman laboratorium komputer dibuat 3 rangkap (untuk wakasek sarana dan prasarana/ koordinator laboratorium komputer, petugas/ piket ruang laboratorium komputer, dan arsip peminjam)
  4. Guru/siswa harus memelihara kebersihan, kerapian, ketertiban dan keamanan selama menggunakan laboratorium komputer.
  5. Guru wajib mengisi agenda harian yang tersedia di laboratorium komputer dan piket/petugas laboratorium komputer wajib memelihara kebersihan dan keutuhan agenda harian.

 

            1.4.13  Unit Laboratorium Bahasa

 

                   1.  Tugas dan tanggung jawab laboran

  1. Menyusun perencanaan pembelajaran di laboratorium bersama-sama dengan wakasek bidang kurikulum.
  2. Menyusun perencanaan dan pembangunan laboratorium bersama-sama dengan wakasek bidang kurikulum dan wakasek bidang sarana prasarana.
  3. Melaksanakan penyusun jadwal pembelajaran listening dan penggunaan laboratorium, serta melaksanakan koordinasi dengan urusan jadwal dan evaluasi KBM.
  4. Melaksanakan pendataan kebutuhan alat laboratorium, bahan habis pakai, serta inventarisasi alat laboratorium dan meubelair laboratorium.
  5. Melaksanakan jadwal pemeliharaan dan perawatan media lab. bahasa.
  6. Membuat pengajuan kebutuhan alat laboratorium dan bahan habis pakai kepada wakasek bidang kurikulum dan wakasek bidang sarana prasarana.
  7. Bertanggung jawab atas keamanan dan kebersihan laboratorium, serta seluruh pelaksanaaan kegiatan laboratorium dan perawatan alat laboratorium
  8. Melaksanakan pembuatan laporan tertulis setiap akhir semester
  9. Bertanggung jawab kepada kepala sekolah.

 

 

2        Tata Tertib Penggunaan Laboratorium Bahasa

  1. Guru/siswa yang akan mempergunakan laboratorium bahasa harus sesuai dengan jadwal yang telah dikoordinasikan dengan petugas penyusun jadwal KBM dan laboran.
  2. Apabila guru/siswa akan menggunakan laboratorium di luar jadwal KBM yang telah dikoordiansikan oleh penyusun jadwal KBM, guru ybs. Perlu mengisi format surat pernyataan peminjaman yang diketahui oleh petugas penyusun jadwal KBM dan laboran / wakasek bidang sarana prasarana.
  3. Surat pernyataan peminjaman laboratorium bahasa dibuat 3 rangkap (untuk wakasek sarana dan prasarana atau laboran, petugas/ piket ruang laboratorium, dan arsip peminjam)
  4. Guru/siswa harus memelihara kebersihan, kerapian, ketertiban dan keamanan selama menggunakan laboratorium.
  5. Guru wajib mengisi agenda harian yang tersedia di laboratorium bahasa dan piket/petugas laboratorium wajib memelihara kebersihan dan keutuhan agenda harian.

 

          1.4.14 Unit Perpustakaan

 

1.  Tugas dan Tanggung Jawab Koordinator.

a. Menyusun perencanaan dan pengembangan perpustakaan bersama-sama dengan wakasek bidang kurikulum dan wakasek sarana dan prasarana.

  1. Melaksanakan pengelolaan teknis perpustakaan dalam bentuk.
    1. pengadaan buku melalui pembelian, dan sumbangan/hibah,
    2. inventarisasi koleksi ke buku induk/komputerisasi (TI),
    3. klasifikasi koleksi buku dengan menggunakan sistem Dewey Decimal Clasifications (DDC),
    4. katalogisasi
    5. membuat nomor klasifikasi buku (labeling),
    6. menyimpan buku di rak berdasarkan klasifikasi,
    7. stock of name,
    8. weeding,
    9. peneglolaan pelayanan : a) layanan sirkulasi; b) layanan referensi untuk koleksi buku-buku referensi dengan cara pencatatan dan fotokopi oleh petugas.
    10. Melaksanakan program children library (ekskul literatur).
    11. Melaksanakan penyusunan jadwal kunjungan siswa dan guru.
    12. Melaksanakan pemeliharaan dan perawatan koleksi perpustakaan.
    13. Melaksanakan pendataan kebutuhan alat perpustakaan, bahan habis pakai serta inventarisasi alat dan meubelair perpustakaan.
    14. Membuat pengajuan kebutuhan pengadaan alat perpustakaan, bahan habis pakai serta meubelair kepada wakasek bidang kurikulum dan wakasek sarana dan prasarana.
    15. Bertanggung jawab atas keamanan dan kebersihan perpustakaan serta seluruh proses kegiatan perpustakaan dan pemeliharaan alat perpustakaan.
    16. Melaksanakan pembuatan laporan tertulis pada setiap akhir tahun.
    17. Bertanggung jawab kepada kepala sekolah.

2.    Tugas Anggota Pelaksana Perpustakaan.

  1. Membuat program kerja pelaksanaan di perpustakaan.
  2. Menata ruang perpustakaan dengan baik.
  3. Meneliti semua sumber bahan pelajaran ( buku ) yang efektivitas penggunaanya.
  4. Mengatur penyelenggaraan kegiatan perpustakaan serta jadwal penggunaanya serta grafik pengunjung dan sumber bahan pengajaran ( buku ) yang banyak diminati oleh siswa.
  5. Mengatur penggantian jam kerja bagi staf perpustakaan.
  6. Mendata buku yang diperlukan oleh guru dan siswa SMA Negeri 5 Cirebon.
  7. Mengatur dan mengawsai setiap sumber informasi ( internet yang ada di ruang perpustakaan ).
  8. Membuat laporan  kegiatan diakhir tahun pelajaran.

 

  1. 3.      Tata Tertib Penggunaan Ruang Perpustakaan
    1. Setiap siswa yang akan menggunakan fasilitas perpustakaan SMA Negeri 5 Cirebon, wajib menjadi anggota perpustakaan.
    2. Setiap siswa wajib ikut berpartisipasi menjaga kebersiahan, keindahan, ketertiban dan ketenangan perpustakaan.
    3. Setiap siswa wajib ikut menjaga keutuhan, keawetan, dan kebersihan koleksi pinjamannya.
    4. Setiap siswa tidak dibenarkan membawa tas, jaket, topi dan berupa makanan ke dalam ruangan perpustakaan.
    5. Kartu seseorang tidak boleh dipergunakan oleh orang lain.
    6. Setiap peminjaman buku wajib memperlihatkan kartu anggota.
    7. Jangka waktu pinjaman

1)      buku paket      : 1 semester ( setelah habis semester harus diperpanjang )

2)      buku penunjang :  1 minggu ( dapat diperpanjang apabila masih diperlukan)

  1. Koleksi referensi seperti majalah, surat kabar, kliping, karya tulis, dan bahan sejenisnya hanya boleh dibaca/dipergunakan di ruang perpustakaan.
  2. Setiap pengunjung perpustakaan SMA Negeri 5 Cirebon diwajibkan untuk mengisi daftar pengunjung.
  3. Koleksi perpustakaan yang sedang dipinjam anggota atas nama dirinya tidak dibenarkan untuk dipinjamakan pada orang lain.
  4. Buku yang dipinjam harus dikembalikan sesuai dengan batas terakhir peminjaman.
  5. Keterlambatan mengembalikan buku pinjaman, jangka pendek akan dikenakan denda Rp. 100,00 /hari (1 buku)
  6. Buku yang hilang/rusak berat, wajib diganti dengan buku yang sama atau setidaknya diganti dengan uang senilai harga buku tersebut, dan ditambah pembayaran denda dihitung sampai saat pelaporan.
  7. Syarat dan prosedur menjadi anggota perpustakaan.
    1. Mengisi formulir anggota perpustakaan yang telah disediakan.
    2. Menyerahkan pas foto ukuran 2 x 3 = 1 lembar dan 3 x 4 = 1 lembar.

 

  1. 4.      Pembagian Tugas
    1. Koordinator Perpustakaan/Pustakawan

1)      Menyusun program kerja/kegiatan perpustakaan

2)      Menyusun klasifikasi buku

3)      Menyusun katalog buku

4)      Mengecek pekerjaan staf di perpustakaan

5)      Membuat stock of name

6)      Mengecek formulir

7)      Mengarahkan staf perpustakaan, guru dan siswa

8)      Melakukan pembelian alat-alat perpustakaan

9)      Mengajukan pengadaan bahan-bahan perpustakaan

  1. Staf perpustakaan (1)

1)      Mendata anggota baru dan mencatat ke dalam buku induk

2)      Melayani sirkulasi/referensi

3)      Mengetik kartu katalog, kartu anggota, kartu pinjaman, melabel, mengecap, dan mencatat buku-buku baru ke dalam buku induk.

4)      Mencantumkan call number pada kartu label.

5)      Menagih kepada siswa yang terlambat mengembalikan buku.

6)      Mendata buku yang rusak dan memperbaikinya.

7)      Memelihara kebersihan dan kerapihan ruangan

8)      Merapikan buku-buku dan kursi pengunjung.

9)      Menyediakan dan menyampul buku

10)  Menyusun statistik pengunjung dan peminjam.

  1. Staf perpustakaan (2)

1)      Melayani sirkulasi referensi

2)      Menginventarisasi buku dan meubelair

3)      Melakukan korespondensi

4)      Mendata/mengecek majalah, koran/kliping, karya tulis, brosur, melabel, pengecapan, dan mencatat buku-buku ke dalam buku induk.

5)      Mengetik kartu katalog, kartu buku, kartu anggota, kartu pinjaman.

6)      Menjaga keamanan lokasi dan mengawasi keluar masuk siswa.

7)      Memelihara kebersihan dan kerapian ruangan

8)      Merapikan buku-buku dan kursi pengunjung

9)      Memperbaiki buku rusak dan menyampul

10)  Menyusun organigram/diagram perpustakaan.

 

 

1.4.15    Ketua MGMP Sekolah / Koordinator Mata Pelajaran

 

                         Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Menyusun rencana pembagian tugas mengajar pada awal tahun pelajaran bersama-sama dengan guru mata pelajaran sejenis.
  2. Mengkoordinasikan penyusunan naskah perencanaan pembelajaran media dan perangkat pembelajaran berbasis ICT.
  3. Menyusun rencana kegiatan MGMP bersama-sama dengan guru mata pelajaran sejenis.
  4. Tukar-menukar informasi dalam pelasanaan pembelajaran.
  5. Pendalaman materi melalui kegiatan mengundang nara sumber dan atau kunjungan.
  6. Meningkatkan penguasaan materi pembelajaran penggunaan media serta metodologi.
  7. Mengkoordinasikan peningkatan penguasaan teknik evaluasi pembelajaran beserta pengolahan datanya berbasis ICT.
  8. Bertanggung jawab kepada kepala sekolah.

 

 

1.4.16    Koordinator Bidang BK

 

                       Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Menyusun naskah perencanaan pelayanan bimbingan dan konseling bersama-sama dengan guru BK, wakasek bidang kurikulum dan wakasek bidang kesiswaan.
  2. Melaksanakan penyusunan jadwal pelayanan bimbingan dan konseling, melaksanakan koordinasi dengan urusan jadwal dan evaluasi KBM.
  3. Melaksanakan pendataan kebutuhan alat penunjang kerja, bahan habis pakai, format-format dan meubelair ruang BK.
  4. Membuat pengajuan kebutuhan alat penunjang kerja, bahan habis pakai, meubelair dan keuangan bagi biaya perjalanan dinas, kunjungan rumah, dan yang lainnya.
  5. Melaksanakan koordinasi dengan guru, wali kelas dan wakasek bidang kurikulum.
  6. Merekap absensi untuk mengevaluasi kehadiran siswa dan menindaklanjuti masalah kehadiran bersama wali kelas.
  7. Memantau siswa yang terlambat dan menindak lanjutinya bersama wali kelas untuk pemanggilan orang tua.
  8. Membuat sosiometri dan sosiogram.
  9. Membuat grafik prestasi siswa, menidaklanjuti siswa yang nilainya bermasalah, dan pemanggilan orang tua.
  10. Bersama dengan wali kelas menindaklanjuti siswa yang bermasalah.
  11. Melakukan wawancara untuk penjurusan maksimal 3 kali wawancara.
  12. Menindak lanjuti hasil psikotes dengan pemanggilan siswa secara individu.
  13. Membuat jadwal tatap muka dengan siswa di kelas minimal satu bulan sekali.
  14. Melaksnakan bimbingan kelompok. / konseling kelompok.
  15. Melayani dan mengkolektif siswa yang ikut PMDK dan yang melanjutkan ke perguruan tinggi lewat jalur SPMB.
  16. Melaksanakan pembuatan laporan tertulis setiap akhir semester.
  17. Bertanggung jawab kepada kepala sekolah.

 

1.4.17    Wali Kelas

 

                        Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Melaksanakan tugas pokok wali kelas :

1)      mewakili orang tua dan kepala sekolah dalam ruang lingkup kelas,

2)      membina kepribadian dan budi pekerti siswa,

3)      membantu pengembangan keterampilan siswa.

  1. Mengisi dan memperhatikan

1)      Buku Raport

2)      Daftar Kumpulan Nilai (penjilidan)

3)      Leger

4)      Agenda kelas (pemeliharaan kebersihan, keamanan, absensi, presensi, dan penandatanganan)

5)      Daftar Absensi Siswa (sakit, izin, alpa, dispen, mabal, terlambat)

  1. Mengetahui identitas siswa, jumlah siswa, dan keadaan siswa.
  2. Mengetahui dan mengambil langkah-langkah penyelesaian masalah siswa, serta bekerja sama dan melakukan koordinasi dengan guru mata pelajaran dan guru BK.
  3. Melaksanakan penilaian atas perilaku dan kerajinan siswa.
  4. Mengetahui dan memperhatikan kehadiran siswa di kelas setiap hari.
  5. Memperhatikan kesejahteraan dan kesehatan siswa.
  6. Membina suasana kekeluargaan di dalam dan di luar kelas.
  7. Melakukan pertemuan secara rutin dengan orang tua siswa.
  8. Melakukan koordinasi dengan wakasek kurikulum, guru bidang studi/mata pelajaran dan guru BK.
  9. Bertanggung jawab kepada kepala sekolah.

 

           1.4.18 Guru Mata Pelajaran

 

                      Tugas dan Tanggung Jawab

  1. Menyusun naskah perencanaan pemnbelajaran berdasarkan bidang studi/mata pelajaran yang sesuai dengan kompetensinya.
  2. Menyusun media dan perangkat pembelajaran, seperti lembar kerja, modul, lembar transparansi dan yang lainnya.
  3. Menyajikan program pembelajaran.
  4. Menyusun naskah evaluasi dan penilaian pembelajaran.
  5. Melaksanakan penilaian dan evaluasi serta merata-ratakan jumlah nilai evaluasi sebelum didistribusikan pada wali kelas.
  6. Memeriksa secara tepat semua tugas siswa, baik yang bersifat individual, maupun kelompok.
  7. Melaksanakan pengelolaan kelas pada saat kegiatan belajar mengajar dalan bentuk

1)      melakukan presentasi siswa,

2)      mengisi agenda kelas dan menginventarisasi kehadiran siswa,

3)      memperhatikan kebersihan dan kerapian ruangan,

4)      memotivasi disiplin siswa.

  1. Menyampaikan secara berkala hasil penilaian kepada wali kelas dan guru BK.
  2. Memberikan bimbingan dan pengarahan kepada siswa, khususnya yang mengalami kesulitan belajar dan siswa yang berprestasi tinggi.
  3. Menyusun program dan melakukan remedial dan pengayaan.
  4. Melaksanakan tugas tertentu dan atau tambahan dengan memperhatikan beban mengajar.
  5. Melaksanakan koordinasi dengan wakasek bidang kurikulum, wali kelas dan guru BK.
  6. Merencanakan dan melaksanakan Program, Team Teaching dengan guru mata pelajaran sejenis maupun dengan guru mata pelajaran yang tidak sejenis lainnya.
  7. Mengisi daftar hadir atau finger find (sidik jari).
  8. Memberitahu pihak sekolah melalui piket yang ditujukan untuk kepala sekolah jika berhalangan hadir secara tertulis (surat).
  9. Bertanggung jawab kepada kepala sekolah.

   

  

                                                                                   Cirebon, Juli 2012

Kepala Sekolah

 

 

 

Drs. MULYA HADIWIJAYA, M.Pd

NIP. 19560702 197512 1 001

 

 

 

 

 

 

 

 

           

 

 

 

Kembali ke atas